Menampilkan Posting
label BISNIS
bisnis

Kredit UMKM Tidak Perlu Terpaku Agunan

Institute for Economic Development and Finance (Indef) menyarankan agar perbankan tidak terpaku pada agunan dalam penentuan pemberian kredit untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) guna mempermudah pengembangan bisnis. "Skema pembiayaan perbankan masih konvensional terpaku agunan sehingga banyak UMKM yang

bisnis

Harga Emas Merangkak Naik

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena dolar AS melemah dan ekuitas lebih rendah. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 6,4 dolar AS, atau 0,55 persen, menjadi menetap di 1.159,60 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

bisnis

Rupiah Melemah Dekati Rp 14.000

Otot rupiah kian loyo. Hari ini saja, nilai tukar mata uang garuda itu terhadap dollar AS mendekati level psikologis 14.000. Data Bloomberg pada pukul 11.45 WIB menunjukkan, mata uang Garuda anjlok ke posisi 13.963 per dollar AS, dibandingkan penutupan kemarin pada level 13.885. Bank Indonesia (BI) mengatakan,

bisnis

Pengelolaan FTZ di Kepri Belum Optimal

TANJUNGPINANG - Pengelolaan sektor perekonomian di kawasan pelabuhan dan perdagangan bebas Batam, Bintan, Karimun dan beberapa lokasi di Tanjungpinang belum optimal, kata Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo di Tanjungpinang. "FTZ (Free Trade Zone) menguntungkan bagi Kepri, khususnya Batam, Bintan,

bisnis

Hari Ini Rupiah Makin Loyo

Berdasarkan Bloomberg Dollar Index, rupiah ditutup melemah 83 poin atau 0,61 persen ke Rp 13.690 per dolar AS pada Selasa (11/8) kemarin. Dan pada pagi ini (Rabu, 12/8), pukul 08:02 wib, rupiah makin loyo menyentuh level Rp 13.700 per dolar AS, melemah 93 poin atau 0,68 persen."Nilai tukar rupiah kemarin

94